Domba Berbulu Serigala

Ada tertulis, “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.” (Matius 10:16) Sebuah ayat yang sangat ramai dibicarakan. Sebuah ayat yang sangat ramai ditafsirkan dan hangat diperdebatkan oleh karenanya. Sebuah ayat yang akan saya bahas dari perspektif yang berbeda.

Matius 10:16 sebenarnya ingin mengatakan bahwa gembala kita, Tuhan Yesus, mengutus kita ke tengah-tengah dunia yang penuh dengan kejahatan daging. Namun, hal tersebut bukanlah suatu justifikasi bahwa kita berhak untuk meninggalkan iman kita demi eksistensi kita di muka bumi. Sebaliknya, iman kita yang akan membantu agar kita diberi hikmat kebijaksanaan untuk menjadi orang-orang yang tulus dan di sisi lain tetap cerdik. Menjadi teladan kasih-Nya dan di sisi lain menjadi orang yang tidak diperalat dan ditipu karena kepolosan kita sendiri.

Namun, selain justifikasi salah tempat yang menjadikan banyak orang menganggap iman Kristen sebagai batu penghalang untuk kesuksesan duniawi, banyak dari kita yang tidak sadar telah melakukan justifikasi lain. Dan justifikasi ini jauh terlihat lebih rasional daripada justifikasi pertama.

Continue reading

Advertisements

Eksklusivitas Blackberry

Hampir semua orang tahu apa itu Blackberry. Namun, belum tentu semua orang tahu apa itu iPhone atau pun Android. Baru dua kalimat, dan pasti apple fanboys ataupun tech-savvy android users sudah protes. Well, jangan protes dulu dan lanjutkan membaca ke paragraf berikut.

Blackberry adalah sebuah smartphone yang lekat dan sama terkenalnya dengan program Blackberry Messenger. Dan tidak dipertebatkan lagi, salah satu faktor penyebab hegemoni Blackberry di Indonesia adalah BBM. Akan tetapi, apakah BBM menjadi nilai lebih bagi Blackberry phones dalam kehandalan pending komunikasi, atau, eksklusivitas?

Continue reading

Customize Windows Logon Background

Note: this customization has only been tried on Windows 7 OS

Walaupun saya sendiri sekarang sudah tidak menggunakan PC sebagai komputer primer, tapi saya masih ingat “secuplik kenangan manis”. Saat saya menggunakan Windows-based-platforms, sempat laptop saya ubah logon background-nya dan cukup banyak teman yang berdecak. Padahal, hanya perubahan sebuah registry dan penambahan sebuah gambar, lalu, voila! You have customized your windows logon screen as if it was a special edition operating system from microsoft. Edisi “kanker stadium akhir”.
Continue reading

Paradoks Toleransi dalam Sosialisasi

Tentu kita semua mengetahui bahwa setiap manusia mencapai kedewasaannya pada saat yang berbeda-beda. Dan, mereka yang lebih lambat sudah jelas akan mengalami kesulitan dalam proses sosialisasi.

Tentu kita semua juga setuju bahwa diperlukan toleransi pada mereka yang perkembangan kedewasaannya lebih lambat. Kita harus saling membantu satu sama lain.

Namun, toleransi itu sendiri adalah paradoks. Apakah benar adanya, dengan toleransi tinggi, mereka yang kesulitan dapat mempercepat proses kedewasaannya? Ataukah sebaliknya, penjerumusan telah dilakukan?

Continue reading

Indonesia dan Korupsi: Memberantas atau Mengurangi Dampak?

Saya rasa, relevan adanya untuk membahas korupsi di Indonesia. Relevan adanya untuk membahas penyebabnya. Membahas pencegahan dini dan pendidikan berkarakter. Membahas penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Namun, apakah relevan adanya untuk membahas hal-hal tersebut, hal-hal klise, dalam dunia perpolitikan Indonesia? Saya rasa jawabannya tidak.

Mengapa tidak? Bukankah korupsi harus diberantas? Bukakah korupsi yang menggerogoti bumi pertiwi (sehingga kita mengenal istilah poli-tikus menggerogoti uang rakyat) harus dimusnahkan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan? Bukankah korupsi sudah menjadi akar dari hampir semua permasalahan konyol Indonesia?

Sekali lagi, saya rasa jawabannya tidak. Korupsi tidak harus diberantas. Wah, Lucas korupsi sehingga korupsi harus dipertahankan! Bila hal itu yang ada dalam benak anda, mari saya meluruskan miskomunikasi ini.

Continue reading

Absolut dan Objektif

Tentu kita semua mengetahui bahwa objektivitas adalah komponen yang sangat krusial dalam sebuah pengambilan keputusan. Sebuah keputusan harus dibuat berdasarkan fakta-fakta yang ada, based on facts, bukan berdasarkan kepada perasaan pribadi yang sering kita sebut subjektivitas.

Namun, apakah hal tersebut sudah kita lakukan? Dan apakah sebuah keputusan yang diklaim objektif benar-benar objektif sepenuhnya?

Continue reading

Indonesian Tech Review

Mungkin post ini akan sedikit berbeda dari post-post saya yang biasanya.  Post yang singkat, sebuah pengumuman. Namun, saya rasa, pengumuman ini sangatlah penting.

Continue reading