Posts Tagged ‘ indonesia ’

Indonesia, Negara Paling Demokratis

Amerika Serikat adalah sebuah negara yang sangat terkenal sebagai negara demokratis dan mendukung proses demokratisasi itu sendiri. Bahkan, banyak penelitian menyatakan bahwa Amerika adalah negara paling demokratis di dunia.

Satu hal yang ingin saya tekankan disini, bahwa, adalah sebuah rekayasa bila Amerika disebut sebagai negara paling demokratis di dunia. Indonesia adalah negara paling demokratis di dunia, dan inilah buktinya.

Continue reading

Advertisements

Kebebasan Parsial Beragama

Kebebasan beragama di Indonesia adalah mutlak ada. Mutlak dijamin. Mutlak teoritis. Dalam praktek? Ada secara parsial. Dijamin secara parsial.

Untuk mereka yang tidak mengerti akan makna dari parsial, kata tersebut berarti bagian dari keseluruhan. Dan, memang itulah realita kehidupan beragama di negara yang berlandaskan Pancasila ini. Hal-hal dasar dijamin secara parsial sampai pada batas tertentu yang didefiniskan sebagai batas yang menguntungkan politikus-politikus oportunis.

Continue reading

Blackberry, iPhone, Androids

Blackberry, iPhone, dan Android. Mungkin di AS Blackberry sudah dicoret dari daftar smartphone. Namun, Indonesia memang fenomenal, dan dengan eksklusivitasnya Blackberry mampu mempertahankan hegemoninya di Indonesia.

Continue reading

Eksklusivitas Blackberry

Hampir semua orang tahu apa itu Blackberry. Namun, belum tentu semua orang tahu apa itu iPhone atau pun Android. Baru dua kalimat, dan pasti apple fanboys ataupun tech-savvy android users sudah protes. Well, jangan protes dulu dan lanjutkan membaca ke paragraf berikut.

Blackberry adalah sebuah smartphone yang lekat dan sama terkenalnya dengan program Blackberry Messenger. Dan tidak dipertebatkan lagi, salah satu faktor penyebab hegemoni Blackberry di Indonesia adalah BBM. Akan tetapi, apakah BBM menjadi nilai lebih bagi Blackberry phones dalam kehandalan pending komunikasi, atau, eksklusivitas?

Continue reading

Indonesia dan Korupsi: Memberantas atau Mengurangi Dampak?

Saya rasa, relevan adanya untuk membahas korupsi di Indonesia. Relevan adanya untuk membahas penyebabnya. Membahas pencegahan dini dan pendidikan berkarakter. Membahas penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Namun, apakah relevan adanya untuk membahas hal-hal tersebut, hal-hal klise, dalam dunia perpolitikan Indonesia? Saya rasa jawabannya tidak.

Mengapa tidak? Bukankah korupsi harus diberantas? Bukakah korupsi yang menggerogoti bumi pertiwi (sehingga kita mengenal istilah poli-tikus menggerogoti uang rakyat) harus dimusnahkan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan? Bukankah korupsi sudah menjadi akar dari hampir semua permasalahan konyol Indonesia?

Sekali lagi, saya rasa jawabannya tidak. Korupsi tidak harus diberantas. Wah, Lucas korupsi sehingga korupsi harus dipertahankan! Bila hal itu yang ada dalam benak anda, mari saya meluruskan miskomunikasi ini.

Continue reading